Opini El-Hadiy

Ruang kecil untuk kata-kata yang tumbuh dari sunyi, kegelisahan, dan riuh kehidupan sehari-hari.

                                                          BIOGRAFI PENULIS

Chandra Hady Surya, lahir pada 9 Maret 2003, berkarier di dunia penerbitan sebagai desainer sampul buku di Uwais Ponorogo dan editor di Uwais Digital Hub, serta aktif sebagai freelancer desainer, video editor, dan videografer. Didorong oleh ketertarikannya pada buku, puisi, dan perpaduan teks-visual, ia terus mempelajari design grafis, Editing, dan tren literasi digital. Di luar pekerjaan formal, Chandra menuangkan ide dan keresahannya melalui blog opinielhadiy.my.id serta akun Instagram @chandra_hady_surya. Bagi Chandra, menulis adalah sarana merawat pikiran yang didasari keyakinan bahwa gagasan dalam bentuk tulisan akan tetap abadi melampaui usia manusia.

HIGHLIGHT MINGGU INI

Raya,

Di hari raya.pagi buta.Menyingsingkan sarung,Menuju surau.Ramai.lalu kaki menembusberbagai sandal baru,di latar surau.Pulang bercengkerama.Masuk rumah,hening,sepi.keluargaku tak lengkap lagi.Chandra Hady Surya, Ponorogo…

KISAH PILU DI NEGERINYA PARA DEWA

Mencoba peruntungan Bapak Darma mempercayakan nasib pada seekor ayam Uangnya sedikit tapi pengen cepat banyakTak menambah uang, Pak Darma menambah…

Ruang Untuk Rasa

Temukan puisi yang merangkai sunyi, rindu, dan keberanian dalam bahasa yang dekat dengan harimu.

Ruang Bagi Opini Bertumbuh

Opini tidak tumbuh ketika tak diutarakan, Ia akan tumbuh bersama bacaan, kepekaan terhadap lingkungan serta rasa ingin tahu yang dalam 

Ruang Refleksi Diri

Merefleksikan diri, diantara kehendak-kehendak yang dituntun oleh rasa yang paling dominan dalam diri

Cahaya Sinema

Melihat sudut pandang sebuah film melalui medium tulisan bisa membawa kita jauh lebih dalam untuk memahami cahaya sinema dalam film tersebut

Rangkuman dalam Warta Seminggu

Menilik warta yang lalu-lalang di seminggu yang lalu, membawanya dalam narasi yang mudah diikiuti

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis,ia akan hilang di dalam masyarakatdan dari sejarah

–Pramoedya Ananta Toer